Beranda Contoh MC Kata Bijak Sambutan Tata Bahasa Puisi Sastra

Pidato hari ibu 2019 "Perempuan Berdaya Indonesia Maju"

Assalamualaikum Wr Wb.
( Kalimat penghormatan pada hadirin yang hadir...)

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmat yang tak terhitung, hingga kita bisa berkumpul disini, saking banyaknya nikmat yang Allah berikan kepada kita kadang kita lalai untuk bersyukur. Sholawat beserta salam semoga tercurah kepada Junjungan Nabi Besar Kita Muhammad SAW.

Hadirin yang saya Hormati.
Sejak ditetapkannya hari ibu 22 Desember 1928 di Yogyakarta merupakan wujud nyata kepedulian dan kesadaran seorang perempuan agar menjadi manusia yang benar-benar tidak hanya menjadi insan yang dianggap pelengkap belaka, akan tetapi wanita juga harus berani berbuat layaknya laki-laki, ini adalah sejarah yang sangat dahsyat.

Hadirin yang berbahagia.
Saat ini kita tengah memperingati Hari Ibu (HIP) yang ke 91, melihat perkembangannya saya rasa saat ini banyak perubahan yang signifikan oleh para wanita terkait kontribusi kepada Negara ini, dilihat dari indivudu personal para kaum feminis sudah banyak melakukan terobosan baik karir, pendidikan, sosial dan sebagainya, fenomena ini berkembang seiring dengan pergeseran zaman, bisa kita lihat disekeliling kita yang saat ini banyak para wanita yang mampu mengerjakan sesuatu dengan profesional dibidang masing-masing, yang awalnya dianggap sebelah mata. Akan tetapi masih banyak masalah siera modern seperti sekarang ini yang masih saja wanita diberlakukan tak wajar layaknya seorang manusia merdeka, seperti penindasan, KDRT, pemerkosaan, dan lainnya, itu tidak dipungkiri masih ada saja terjadi dibelahan bumi ini walaupun tidak seperti masa lalu. 

Hadirin yang berbahagia.
PHI (Peringatan Hari Ibu) yang ke 91 ini dengan tema "Perempuan Berdaya, Indonesia Maju" ini sangat tepat dan sesuai dengan perkembangan situasi sekarang ini, fenomena global yang carut marut, perang dagang, krisis, stabilitas politik, ekonomi dan banyak lagi, saat ini kita sedang berada pada zaman yang serba cepat, canggih, pelayanan yang tepat, tanggap serta singkat, kita tahu era millenial dengan segala Kebutuhan dan gaya hidup yang serta Merta mengandalkan teknologi, kecerdasan buatan, Big Data, yang kita sebut era teknologi 4.0. Nah... Sekarang kembali pada kita yakni wanita masa kini yang terlibat didalamnya, maka itu kita harus siapkan SDM, hak pendidikan, hak bereksperimen, hak ide gagasan, berfikir maju dan berkolaborasi dengan lainnya agar lebih meningkatkan peran wanita lebih berkualitas lagi, Hari Ibu ini bukan hanya semata-mata hanya berbicars sejarah berdirinya, karena itu sudah barang pasti, atau sekedar berceramah bahwa harus menghormati orang tua terutama Ibu, saya rasa itu sudah menjadi kewajiban setiap individu, bukan berarti menafikan hal itu tetapi dalam konteks HPI ini kita lebih fokus pada penyesuaian zaman yang saya katakan tadi, adapula perihal kesholehan peribadi jangan kita tinggalkan seperti berbakti pada orang tua, mengenang sejarah PHI, agar kita tidak lupa siapa kita dan dimana kita berada, karena saya yaqin beliau-beliau pendahulu kita akan tersenyum melihat geliat yang semangat kita sebagai seorang wanita yang ikut andil dalam kemajuan Indonesia, karena itu adalah cita-cita pahlawan kita.
Pidato Hari Ibu 2019

Hadirin yang saya hormati.
Dihari ini marilah kita bersikap, dengan membuat sebuah warna baru terutama bagi kaum wanita agar mewarnai kehidupan siera sekarang, tentunya tak lain dengan Berdayakan diri kita untuk kemajuan bangsa, kita rapatkan barisan, dan lawan siapapun yang hendak memecah belah bangsa Indonesia yang kita cintai ini, kita berjuang di medsos, melalui forum diskusi, melalui silaturahmi, aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan lainnya, Dengan Perempuan Berdaya, Indonesia Pasti Maju.
Sekian yang bisa saya sampaikan jurang lebihnya saya mohon maaf, Jika ada yang salah dalam ucapan baik disengaja maupaun tidak Akhirulkalam saya ucapkan Wassalamualaikum Wr Wb.

Sambutan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2016 || Nasionalisme

Asslamu'alaikum Warohmatullaahi wabarokaatuh..

Salam Perjuangan.
Para hadirin yang dimulyakan Tuhan, 10 November adalah Hari yang besejarah, hari yang perjuangan, hari untuk meyongsong masa depan, dimana para hlawan saat itu melawan para penjajah demi menjaga keutuhan NKRI dan kemerdekaan yang utuh, mereka berjuang mengorbankan jiwa raganya untuk bangsa ini, sungguh mulia perjungan itu, pelawanan dengan menggunakan senjata yang tradisional hanya dengan niat demi kemerdekaan yang berhadapan dengan senjata canggih, para pahlawan berhasil mengusir penjajah yang akan merebut kembali Indonesia dari tangan kolonial yang dibantu oleh para sekutunya, Keberhasilan tersebut bukanlah hal yang sangat murah, darah mengalir bagaikan sungai dalam memperjuangkan negara ini.


Sudah kita baca, denga dari guru-guru kita bagaimana perjuangan dimasa itu, sehingga Indonesia menjadi Negara kesatuan yang sangat kokoh tak tertandingi bahkan ditakuti dunia, keberanian untuk menjaga kedaulatan NKRI bukanlah sebuah mitologi, akan tetapi bukti para pahlawan kita yang berkorban mati-matian, berdatangan para pemuda dari berbagai penjuru tanah air, peran lapisan masyarakat yang kuat dan bersatu, seruan jihad oleh para Ulama saat itu, bahwa wajib membela tanah air bangsa, membuat seluruh masyarakat turun melawan lapisan para penjajah yang bersenjata lengkap dan canggih di jawa timur, hingga saat ini dikenal dengan surabaya menjadi Kota pahlawan.
Kembali pada konteks masa kini, dimana banyak diantara kita yang lalai akan hal itu, sejarah hanya dijadikan sebuah cerita usang belaka, mohon kiranya para hadirin menengok keblakang pada tanggal 10 November 1945 merupakan perjuangan yang banyak mengandung arti nilai kesatuan dan persatuan bangsa, setidaknya memberikan wasiat untuk kita semua untuk menjaga kedaulatan bangsa ini, dimana kita semua adalah para pengemba amanah manjaga NKRI, siapapun, dimanapun, kapanpun lawan gerakan-gerakan, kelompok asing, atau siapa saja yang mengancam NKRI ini, mari kita singsingkan lengan kita untuk melawan dan membasmi para perusak bangsa. Masa modern seperti sekarang ini pola penjajahan menggunakan pola yang berbeda mereka masuk dengan cara yang halus dan menyusup untuk merusak kedaulatan bangsa kita,

Para hadirin
Negeri yang kaya ini bukanlah tidak mungkin banyak yang mengincarnya, dengan berbagai macam pola dan unsur politik atau apapun yang secara tujuan agar kita tunduk dengan kepentingan mereka, untuk itu mari kita mencari ilmu untuk mengelolah sumberdaya alam yang kaya ini, kreatif, dan inovatif agar para penjajah modern masa kini tidak mampu bersaing dengan kita, banyak hal yang kita belum tahu, banyak kekayaan yang belum kita manfaatkan, mari kita jaga demi bangsa Indonesia yang tercinta ini hingga menuju masyarakat yang adil dan beradab, makmur dan sentosa, kita bersama bersatu kembali pade semboyan Bhineka tunggal ika yang penuh kerukunan dan perdamaian abadi, menghormati sesama dan berlandaskan Pancasila.


Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November ini, secara gamblang bahwasanya mereka para pejuang memberikan amanat kepada kita sekalian sebagai anak bangsa untuk menjaga kedaulatan NKRI, korbankan jiwa dan raga kita untuk Indonesia, kita adalah bangsa yang maju dan makmur, kita adalah bangsa yang hebat, kita adalah bangsa yang bermartabat, jangan jadikan negeri ini diinjak-injak oleh para perampok yang mengatasnamakan kepentingan bangsa lalu kemudian mereka berkuasa dan kita disingkirkan, ingatlah wahai saudaraku setanah air bukankah pahlawan kita gugur dimedan perang hanya untuk negeri ini, mereka bersatu untuk kita semua demi keutuhan bangsa. Cukuplah itu menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih waspada menjaga NKRI ini, Pepatah mengatakan Bersatu kita teguh bercerai kita hancur berantakan.

Kepentingan bangsa merupakan utama dari kepentingan segala hal, kelompok, individu, dan gerakan-gerakan yang mengancam NKRI adalah musuh kita bersama, Ganyang Koruptor yang menzdolimi rakyat, mari kita berbenah dari diri kita, keluarga kita, bangsa kita, agar kelak indonesia menjadi negera yang jaya dan tak terkalahkan. Ikut mensukseskan program negara yang menjadi harum bangsa kita, berperan sebagai anak bangsa yang berprestasi dan tanamkan patriotisme, nasionalisme, pada diri dan darah kita, salam semangat demikian pidato sambutan saya akhir kata saya ucapkan Merdeka atau mati..

Wassalamu alaikum Warohmatullaahi wabarokaatuh..

Pidato Sumpah Pemuda 28 Oktober 2016

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Alkhamdulilaah Wassolatu Wassalamu 'Ala Rosulillah wa'ala alihi wasohbihi wamauwala Laa Khaula walaa Quwwata Illa Billah. Amma ba'du.

(Ucapkan Kalimat Penghormatan)

Salam Pemuda!
Indonesia yang kita cintai ini merupakan sebuah Negara Kesatuan yang Kokoh, berdaulat dan bermartabat, mari kita jaga persatuan dan kesatuan itu dengan segala bentuk kepribadian Nasionalisme kita, Patriotisme, dan kecintaan kita kepada Tanah Air, mengingat dihari ini adalah hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober, dimana sejarah telah membuktikan pemuda pemuda Indonesia yang tidak mudah dihasut, berani, dan berjuang membela Bangsa untuk melawan penjajah saat itu, bersama dengan para Pahlawan-Pahlawan kita, untuk itu sumpah Pemuda demi Nusa, Bangsa dan Bahasa adalah sebuah persatuan yang tidak dapat dijebol oleh siapapun dan bangsa manapun. Negri yang damai, penuh toleransi, kerukunan, kebersamaan, gotong royong, tercakup dalam sebuah makna Bhineka Tunggal Ika ini, mencirikan jalinan persatuan bangsa yang utuh.

Wahai Para Pemuda yang saya banggakan.
Sumpah Pemuda bukanlah sebuah Teks belaka, bukan pula sebuah cerita lampau yang anda baca kemudian anda jadikan sebuah pengetahuan belaka, Sumpah Pemuda adalah sebuah Ikrar Kesetiaan, Janji kita bersama untuk Indonesia, dan jangan pernah mengingkari Janji kita, mengingat jeri payah para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raganya untuk Indonesia, untuk itu marilah kita bersatu untuk bersama melawan segala macam bentuk yang mengancam NKRI, melawan Koruptor, melawan penjajahan dengan bentuk apapun, Melawan Diskriminasi, Melawan kemalasan, dan lain sebagainya, sehingga kita dapat menjadi manusia yang penuh dengan harapan yang gemilang. 

Negeri kita saat ini banyak dilanda masalah, kita bisa menyaksikan beberapa kasus di media-media yang beredar, yang mungkin saja itu dapat melemahkan jati diri kita sebagai pemuda, seperti Korupsi yang bergentayangan, banyaknya para pemuda yang tidak memiliki pekerjaan, kurangnya kreativitas dan kesadaran untuk mencari ilmu, semua kita bisa menyaksikan bersama pada saat ini, masa yang seharusnya kita genggam, kita raih, kita wujudkan untuk menjadi lebih baik, namun banyak yang merongrongnya dengan baebagai hal, untuk itu lawan Koruptor, Lawan Kapitalisme yang membuat teman-teman kita menjadi pengangguran, mulai hari ini marilah kita turun kejalan raih masa depan kita untuk Indonesia yang maju dan bernyali dimata Dunia. Marilah kita bangkit, singsingkan lengan dan maju!

Para Pemuda yang penuh semangat.
Kebersamaan adalah kunci kesuksesan, yang akan menjadikan sebuah kekuatan yang tak dapat dijebol, untuk itu kita kembali pada sumpah kita yakni sumpah pemuda yang bersatu untuk Nusa, Bangsa dan Bahasa, sedikit saya ulas dan marilah kita bacakan bersama-sama teks kalimat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.. Mulai..

SUMPAH PEMUDA

Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Dengan kita mengucapkan Teks Sumpah Pemuda Tadi, hal itu merefleksikan betapa besar bangsa ini saat itu dimana pada masa penjajahan didepan mata, sedangkan saat ini kita banyak yang lupa akan esensi makna sumpah pemuda tersebut, untuk itu marilah kita menjunjung tinggi nilai-nilai kepemudaan untuk Indonesia, belajar, dan berjuang untuk negeri ini.

Demikian Pidato dari saya kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, 
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Kunjungi Ini.

Pidato HUT RI ke 71 17 Agustus 2016

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Yang saya hormati segenap jajaran pemerintah
Yang saya hormati para pejuang veteran.
Yang saya mulyakan para tokoh agama, guru dan yang saya banggakan para pemuda serta tamu undangan yang yang berkenan hadir pada acara ini.

Puji syukur kepad Tuhan yang Maha Esa yang telah memberikan kita kenikmatan hingga kita dapat berkumpul pada acara HUT RI ke 71 ini.

Merdeka..!! 3x
Para hadirin yang saya hormati..
Sudah saatnya kita melakukan sebuah langkah kongkrit untuk negeri kita yang tercinta ini, dimana saat ini yang kita ketahui bersama bahwa di era persaingan seperti sekarang ini teramatlah penting untuk kita sekalian berperan sebagai warga negara yang cinta kepada tanah air. Persaingan yang semakin terbuka lebar didepan mata, segenap bentuk prestasi yang kita persembahkan untuk Indonesia yang tercinta ini harus kita ukir agar kelak negeri kita mampu mendapatkan sebuah prestasi dimat Internasional, betapa bangganya ibu pertiwi kita hingga kelak kejayaan akan dirasakan oleh anak cucu kita dikemudian hari


Merdeka..!!
Para pemuda pemudi yang saya banggakan.
Bukankah kita tahu bahwa negara kita sedang banyak dilanda peristiwa seperti koruptor yang merampas hak rakyat, kesenjangan sosial yang kurang merata, kemiskinan, dan banyak lagi.. dengan demikian marilah wahai pemuda harapan bangsa, wujudkan Indonesia dengan bersahaja. Giat menuntut ilmu dan tumbuhkan nasionalisme pada diri kita. Dengan prinsip pancasila dan bineka tunggal ika yang kita tanamkan diimbangi dengan ilmu pengetahuan yang luas. Maka negara kita akan terhindar dari segenap penjajahan intelektual dan ekonomi, seperti pada tema HUT RI ke 71 ini dimana pemerintah kita membuat slogan "Indonesia Kerja Nyata" hal ini mesti kita tempatkan diri kita agar sesui dengan harapan masyarakat yang dipelopori oleh pemerintah yakni kerja nyata.


Bekerja adalah sebuah kegiatan yang memerdekaan diri dari belenggu kemiskinan, ketidak punyaan, kekurangan, ketidak mampuan secara ekonomi, dan kerja nyata adalah sebuah bukti konhkrit bagi kita dan akan mendapatkan hasil dari wujud nyata tersebut. Bukankah kita adalah bangsa yang merdeka? Akan tetapi dibalik kemerdekaan ini kenapa masih saja banyak masalah individual yang kita alami, seperti pengangguran, ketidak adilan sosial, ketimpangan sosial dan lain sebagainya. Maka dari itu, marilah kita wujudkan dengan kerja Nyata.

Para hadirin yang saya hormati.
Sudah waktunya untuk bangkit, saatnya kita buktikan dengan segala kekongkritan, Kemerdekaan ini bukan sekedar warisan dari para pejuang dan kita hanya menikmati warisan hanya dengan bersantai ria, hal itu sama saja kita akan menjual warisan dari para pahlawan, dan lambat laun akan habis serta kita akan menjadi bangsa yang bodoh dan malas. Untuk itu marilah kita berikan kontribusi dab prestasi dengan kerja nyata kita.

Sekian pidato dari saya, semoga bermanfaat. Akir kata saya ucapkan terimakasih atas perhatiannya dan

Wasslamu 'alaikum Wr. Wb.
Merdeka..!! 3x

Pidato Memperingati Hari Pahlawan 10 November

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Para hadirin yang saya hormati...
Arti sebuah perjuangan tak lepas dari makna pengorbanan, dari segala sektor, baik materi ataupun imateri bahkan harga diri, para pahlawan telah melakukan untuk Negeri ini, yakni untuk kita sekalian, dengan demikian kita perlu menjaga, melestarikan, dan mengohormati juga menjunjung tinggi nilai dari kepahlawanan, menjaga negeri ini, karena mereka para pahlawan sudah memberikan kita amanat besar untuk menjaga Indonesia menjadi lebih baik, dengan demikian pentingnya melestarikan negeri ini dair berbagai macam kekayaan, budaya dan seterusnya adalah pekerjaan nyata kita di era seperti sekarang ini, serta mari kita tanamkan pada diri kita sebagai bangsa yang mnegerti dan tahu sejarah hingga pada anak cucu kita kelak, agar mereka tidak kehilangan jati dirinya untuk menjaga kedaulan bangsa ini.

Berbicara Hari Pahlawan tidak lepas dari unsur sejarah, yang secara besar-besarkan para pahlawan rela mengorbankan nyawa untuk mempertaruhkan negeri ini, 10 November bukan sekedar sebuah hari dan bukan pula sebulah slogan yang bertjug hari pahlawan tanpa mengandung arti yang lebih spesifik dan mengandung amanat besar bagi kita sekalian. Saat itu para pahlawan menghadapi penjajah Kolonial belanda, bahkan setelah di tetapkan Indonesia sebagai Negara yang merdeka sekalipun perjuangan tidak sampai disitu, terjadinya tanggal 10 November bertempat di Surabaya, adalah sebuah perjuangan yang berat bangsa indonesia untuk mengusir penjajah, demikian mahalnya harga yang harus ditebus untuk NKRI, banyak nyawa yang melayang, sedangkan saat itu musuh-musuh kita menggunakan peralatan canggih, namun atas rahmat Tuhanlah sehingga pertempuran arek-arek suroboyo memenangkan perang saat itu.

Ingat..!! para hadirin...
Itu semua bukan sekedar cerita yang ada dalam buku sejarah, akan tetapi sebuah perjalanan proses menempun kedaulatan Indonesia ini, maka itu maknailah hari ini dengan penuh dengan konteks esensial untuk tetapi berjuang, dimasa masa sekarang ini, Kita sudah banyak kehilangan jiwa nasionalisme kita, patriotisme kita, dengan model penjajahan moral kepada bangsa ini, pentingnya memaknai hakikat perjuanganlah menjadikan Negeri ini memiliki kewibawaan yang utuh dan berani menghadapi resiko apapun dimasa mendatang. 

Para Hadirin yang saya hormati..
Dihari yang bersejarah ini, mari wujudkan dalam diri kita, keluarga kita, lingkungan kita, untuk bersama-sama, mempelajari lebih detail, lebih mengenai serta menerapkan makna kepahlawanan, tidak lupa untuk mengimplementasikan dalam prilaku kita sekalian, untuk menjaga Negeri ini, dari rongrongan gaya baru seperti sekarang ini, bekali diri kita dengan Jiwa Nasionalisme yang kokoh, jaga NKRI dari bentuk intervensi, tekanan dari segi apapun, untuk itu marilah kita bersama bersatu, Maju, dan Jayalah Indonesia.... jayalah Negeri kita.

Sekian Kiranya Pidato sambutan dari saya, akir kata saya ucapkan Terima kasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Pidato Pada Hari Koperasi (12 Juli)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabaraktuh.

Saudara, hadirin dan hadirat sekalian yang berbahagia. 
Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Esa, yang senantiasa melimpahkan rahmat dan anugerahNya kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul dan bertemu muka dalam keadaan sehat walafiat, dalam rangka memperingati hari Koperasi Nasional.

Saudara-saudara sekalian yang berbahagia. 
Tanggal 12 Juliadalah hari Koperasi Nasional yang saat ini sedang kita peringati.Koperasi sebagai sebuah bentuk badan usaha, merupakan pilar utama perekonomian Indonesia, sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945, pasal 33Memang dalam realitasnya perkembangan Koprasi sangat memperihatinkan, sebagai sebuah badan usaha yang diharapkan menjadi tulang punggung dari pilar utama perekonomian Indonesia, nasibnya sunguh mengenaskan. Melalui Koperasi, sebenarnya perekonomian rakyat bisa diberdayakan dan digerakkan untuk terus maju memperkuat ekonomi rakyat. Tetapi kenyataannya perekonomian Indonesia dikuasai oleh perusahaan perusahaan besar miliki beberapa gelentir para konglomerat. Mereka begitu berani dan bahkan pada era orde baru diberi keleluasaan untuk melakukan pinjaman atau hutang kepada negara-negara donor. Utangpun melejit selangit menjadi beban negara, sementara para konglomerat seenaknya memperkaya diri, tanpa mau peduli, perkonomian menjadi kolep, negara dilanda krisis ekonomi yang berkepanjangan. Negara terbebani hutang yang menumpuk, sehingga rakyat menjadi menderita dan menangung sengsara karena dilanda krisis ekonomi yang tak kunjung usai.

Saudara, hadirin dan hadirat sekalian yang berbahagia. 
Sebagaimana yang diamantkan UUD '45, pemerintah dituntut memberikan perhatian yang besar agar memberdayakan perekonomian rakyat, melalui Koperasi. Hal ini berarti diperlukan alokasi dana yang cukup dan pembinaan kader-kader koperasi yang profesional dalam mengelola Koperasi. Marilah terus kita galakkan pemberdayaan ekonomi rakyat melalui Koperasi. Kita tingkatkan profesionalisme dalam pengelolaannya, kejujuran dan trasparansi serta solidaritas merupakan sikap moral yang diperlukan bagi setiap penyelenggara Koperasi.

Secara kualitatif para pengurus dan pengelola Koperasi harus terus ditingkatkan, utamanya mengenai kemampuan managemen, adimnistrasi dan pengorganisasian usaha. Tenaga-tenaga yang terampil dan terdidik, profesionalisme serta bermoral baik sangat diperlukan untuk kemajuan Koperasi dan peningkatan produktivitas kerja, demi kesejahteraan bersama dan tetap memperhatikan asas kekeluargaan. Dengan begitu Koperasi bisa cukup tangguh dan dapat diandalkan dalam menghadapi persaingan di dunia usaha yang semakin ketat. Koperasi dituntut untuk memperhatikan kesejahteraan para anggotanya, jangan sampai kembali terjadi kasus yang pernah dialami oleh salah satu Koperasi di suatu daerah, di mana KUD menjual pupuk kepada satu pedagang, sementara ketika para petani yang notabene merupakan para anggota Koperasi, ketika membutuhkanpupuk, ternyata pupuk tidak ada karena disembunyikan dan ditimbun oleh pedagang tersebut, sehingga harganya menjadi membumbung tinggi. Di sinilah pentingnya kejujuran, transparansi dan moral yang baik bagi para pengelola dan pengurus Koperasi. Karena Koperasi didirikan adalah demi kesejahteraan para anggotanya.

Saudara, hadirin dan hadirat sekalian yang berbahagia. 
Demikianlah yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan yang baik, terima kasih atas perhatiannya, mohon maaf atas kesalahan dan kekhilafannya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabaraktuh.

Pidato Pada Peringatan Hari Ibu (22 Desember)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Ibu-ibu hadirin dan hadirat sekalian yang berbahagia. Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah swt. yang telah melimpahkan rahmat dan anugerahNya kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul dan bertemu muka dalam keadaan sehatwalafiat, tak kurang suatu apapun, dalam rangka memperingati hari ibu.

Ibu-ibu, hadirin dan hadirat yang berbahagia. Setiap tanggal 22 Desember, oleh bangsa Indonesia diperingatai sebagai hari ibu. tentu hal itu mengingatkan kita pada peristiwa awal yang melatarbelakangi, mengapa tanggal 22 Desember dinyatakan sebagai hari ibu oleh bangsa kita. Pada tahun 1928, tujuh organisasi wanita mengadakan kongres di Yogyakarta. Kongres yang berlangsung di Yogyakarta tanggal 22-25 Desember itu dipimpin oleh R.A Sukanto. Kongres tersebut membicarakan masalah persatuan di kalangan kaum wanita. Seperti masalah wanita dalam kehidupan keluarga, masalah poligami, masalah perceraian dan lain sebagainya. Salain itu, juga dibicarakan sikap yang harus diambil oleh wanita terhadap kolonialisme Belanda. 

Kongres tersebut menghasilkan terbentuknya Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia(PPPI). Sebuah organisasi gabungan yang menghimpun berbagaiorganisasi wanita. Dalam perkembangan berikutnya organisasiini berganti nama menjadi Perserikatan Perkumpulan Istri Indonesia (PPII). PPII merupakan gabungan dari berbagai organisasi yang berbeda asas. Ada yang bersifat agama, sosial dan sampai yang sifat politik. Dari sisi politikpun ada yang menganut politik kooperasi ada pula yang non-kooperasi. Keberagaman asas itu membuat keputusan-keputusan yang diambil dalam kongres secara umum bersifat netral.

Bahkan dalam kongres bulan Desember 1930 PPII secara tegas menyatakan bahwa pergerakan wanita Indonesia adalah bagian dari pergerakan bangsa. Kemudian. pada bulan Juli 1935 atas inisiatif PPII diadakan kongres kedua di Jakarta. Masalah-masalah yang di bahas dalam kongres itu antara lain ialah masalah buruh wanita, usaha pemberantasan buta huruf dan usaha menanamkan sifat kebangsaan. Hal lain yang diputuskan dalam kongres itu adalah menjadikan kongres perempuan Indonesia sebagai basan tetap. Dan sesuai dengan keputusan itu, pada bulan Desember 1935 PPII dibubarkan. Sebagai gantinya berdirilah Kongres Perempuan Indonesia (KPI). Dalam kongres perjuangannya, KPI berusaha mendapatkan hak pilih bagi wanita dalam dewan-dewan perwakilan.

Ibu-ibu hadirin dan hadirat sekalian yang berbahagia. Demikianlah sekilas sejarah, ketika kita menengok kebelakang. Namun terlepas dari sejarah tersebut, kaum ibu memiliki peranan yang sangat penting dan menentukan, utamanya dalam upayanya menciptakan generasi yang tangguh dan berkualitas, juga sebagai pendamping suami perannya bisa mempengaruhi kebijakan dan langkah-langkah yang ditempuh oleh sang suami dalam kiprahnya baik di bidang politik, ekonomi dan lain sebagainya. Itulah kiranya, izinkanlah saya mengutip sabda Nabi saw.: 
"Wanita adalah tiang negara, bila wanita itu baik maka baiklah negara, bila wanita itu rusak, maka rusaklah negara." Dan yang lebih populer lagi juga dikatakan: "Surga ada di tapak kaki ibu." ini menunjukkan bakwa kaum ibu memiliki peran yang sangat penting dan menentukan, setidaknya dalam skala yang terkecil dalam kehidupan rumah tangga yang harus dikelola dengan baik. Karena keluarga adalah unit terkecil dalam sebuah komunitas masyarakat bangsa. Jika dari unit-unit yang terkecil itu bagus danberkualitas, maka dalam skala yang lebih besarpun juga akan menjadi baik.

Ibu-ibu hadirin dan hadirat sekalian yang berbahagia. Demikianlah yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan yang baik ini, mudah-mudahan adaguna dan manfaatnya. Terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf atas kesalahan dan kekhilafannya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pidato Memperingati HUT PMI 3 September 1945

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh...

PMI merupakan singkatan dari Palang Merah Indonesia, sebuah Organisasi yang dibentuk pada tanggal 03 September 1945 ini, adalah sebuah organisasi yang membuktikan kejayaan Indonesia pada saat itu yang mampu mengebrak pada kacamata Internasional kala itu, dibuktikan dengan sumbangsi Sosial PMI pada peperangan Jenewa yang tercatat dalam naskah Konvensi Jenewa 1949 sebuah awal kontribusi Palang merah Indonesia saat itu kepada dunia.

Meskipun PMI sebelumnya sudah terlahir jauh sebelum Ir. Soekarno mendeklarasikan, yakni pernah ada PMI sebelumnya yang didirikan oleh pemerintah kolonial belanda kala itu pada tanggal 21 Oktober 1973 kala itu bernama NERKAI, akan tetapi dengan lantang President Pertama kita mengambil alih PMI kepada Negara Indonesia ini pada tanggal 03 september 1945, karena setelah dinyatakan Indonesia Merdeka Pada tanggal 17 Agustus 1945 maka apapun organisasi yang ada didalam negara Indonesia adalah milik Indonesia, dan syukurlah penyerah aset NERKAI Saat itu dengan sah diberikan pada Indonesia Tanggal 16 Januari 1950.

Para Hadirin yang saya hormati..
Dalam memperingati HUT PMI (Palanga Merah Indonisia) ini, terlepas dari seklumit cerpen PMI saat itu, kita berfikir sejenak, mengenai PMI masa sekarang yakni pada saar ini, kitalah sekalian yang menjadi pewaris para pahlawan kita, yang mengemban amanat Nasional, untuk itu marilah kita bersama-sama menjayakan PMI kembali pada kacamata Internasional, negara yang penuh dengan masalah ini, dari mulai problem sosial ataupun konflik internal antar warga, dan kalangan politik, mohon jangan pedulikan itu, karena itu semua merupakan sebuah cobaan berat untuk mengembalikan Indonesia pada masa sejarah. Belum lagi berbicara mengenai Korupsi dan para Koruptor yang tidak tahu malu itu, semoga mereka diberikan hidayah oleh tuhan.

Kiprah PMI selama ini sudah tidak terasa sudah Puluhan Tahun lamanya PMI berdiri, apakah yang menjadi pijakan kita untuk membesarkan PMI dan menjayakannya, apakah yang sudah kita lakukan untuk negara kita minimal PMI itu sendiri, dalam pidato saya ini sekiranya tuanya umur PMI dengan kiprah serta sejaha PMI tersebut menjadikan sebuah sugesti bagi kita untuk membesarkan nama PMI dan mengeksplorasi kepada warga masyarakat akan pentingnya hidup bersosial dan bergotong-royong dan saling membantu, untuk itu leading sektor PMI dalam hal ini sangatlah cocok untuk dijadikan salah satu wadah pergerakan organisasi yang peduli kepada manusia lainnya.

Hadirin yang saya Hormati..
Betapa banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan kita, tetapi dengan kesadaran kitalah mereka merasa memiliki teman dan mengakui akan arti kemanusiaan. Nah.. dengan demikian marilah kita tumbuhjan semangat yang berkobar untuk menjayakan PMI pada dunia Internasional. Kita berikan pemahaman tentang PMI pada kalangan Pelajar di pendidikan, Masyarakat Umum, sedini mungkin dengan tujuan agar terbiasa membantu sesama.

Demikian Pidato, Sambutan saya ini semoga bermanfaat, mohon maaf bila ada salah kata dan penyampaian yang menyinggung hati para hadirin sekalian, akir kata saya ucapkan

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh..

Pidato Memperingati Hari Sumpah Pemuda ( 28 Oktober..... )

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera bagi kita sekalian.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, marilah kita panjatkan puji syukur yang sedalam-dalanmya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berkat rahmat serta karunianya, kita dapat berkumpul di tempat ini tanpa ada suatu halangan apapun, dan tanpa kurang satupun, dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda.

Saudara-saudara sekalian, khususnya para pemuda dan pemudi Yang tercinta.
Pada hari ini, kita memperingati hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia, khusunya di kalangan para pemuda dalam memperjuangakan Indonesia menjadi sebuah negara yang merdeka dan berdaulat. Pada setiap tanggal 28 Oktober, kita tidàk bisa melupakan peristiwa monumental yang sangat bersejarah itu, yaitu lahirnya sebuah pergerakan para pemuda yang bersekala nasional dan lebih modem dalam partisipasinya menuju Indonesia merdeka. Yaitu lahirnya sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928.

Saudara-saudara yang berbahagia. 
Sebagaimana kita ketahui bahwa pada tahun 1925, para pelajar di luar negeri mendirikan organisasi yang benama Perhimpunan Indonesia yang berpusat di negeri Belanda. Organisasi ini adalah kelanjutan dan organisasi Indische Verenigiung yang dibentuk pada tahun 1908, yang lalu berganti nama menjadi Indonesiche Vereeniging pada tahun 1922.

Sementara itu, di Indonesia berdiri pula beberapa perkumpulan pemuda, yang pada mulanya perkumpulan itu masih bersifat kedaerahan. Kemudian beberapa pemuda mengambil prakarsa menyatukan perkumpulan pemuda dari berbagai daerah dàlam satu wadah. Pada tahun 1926 mereka menyelenggarkan Kongres Pemuda Indonesia I di Jakarta. Namun kongres pertama ini belum membuahkan hasil yang signifikan. Pada akhir bulan Oktober 1928, diadakan lagi Kongres Pemuda Indonesia II dan dalam kongres ini diambil langkah dan keputusan penting yang sangat strategis yang lebihpopuler dikenal dengan istilih Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda ini berisikan pengakuan bahwa sebagai putera-puteri Indonesia bertanah air satu, tanah air Indonesia; berbangsa satu, bangsa Indonesia; dan berbahasa satu, bahasa Indonesia.

Peristiwa Sumpah Pemuda ini, membawa pengaruh yang sangat besar dalam pergerakan nasional, dengan didorong lahirnya Sumpah Pemuda ini, pada tahun 1930, terbentuklah organisasi nasional pemuda yang bernama Indonesia Muda. Organisasi pemuda ini merupakan fusi berbagai organisasi pemuda yang ada di Indonesia.

Dan dalam perjalanan perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia, para pemuda selalu mengambil peran aktif. Pada masa penjajahan Jepang, misalnya di antara mereka ada yang menjadi tentara Peta (Pembela Tanah Air). Karena penindasan dan kekejaman Jepang terhadap rakyat semakin keras di mana tata kehidupan rakyat berserta norma-normanya tidak dihargai lagi bahkan diinjak-injak oleh jepang, maka para pemuda yang bergabung dalam Peta tersebut bersepakat untuk melakukan pemberontakan yang terkertal dengan pemberontakan Peta di Belitar pada tanggal 15 Pebruari 1945.

Saudara, para pemuda dan pemudi yang berbahagia. 
Melalui peringatan hari Sumpah Pemuda ini, kita jadikan sebagai pendorong untuk membangkitkan semangat perjuangan kita demi masa depan bangsa dan negara. Kita jangan sampai hanyut terseret oleh derasnya arus budaya barat yang tidak sesuai dengan norma dan budaya kita yang elok. Kita persiapkan diri kita dengan yang sebaik-baiknya, disamping kita ikut mengambil peran aktif dalam perjuangan mamajukan rakyat dan bangsa Indonesia.

Para pemuda memegang peranan penting bagi berlangsungnya kehidupan suatu bangsa yang akan datang. Merekalah yang akan menerima tongkat estafet perjungan generasi tua. Dalam kesempatan baik ini, perkenankan saya mengutip sabda Nabi saw. yang berkenaan dengan peran penting para pemuda, beliau berpesan sebagaimana yang diungkapkan dalam sabda beliau yang artinya:
"Aku wasiatkan kepadamu agar supaya bersikap baik terhadap para pemuda (angkatan muda). Sesungguhnya hati dan jiwa mereka sangat halus. Maka Tuhan mengutus aku sebagai pembawa berita gembira pahala surga), dan pembawa peringatan (ancaman siksa neraka). Angkatan mudalah yang menyambut dan menyokong aku sedangkan angkatan tua menentang dan memusuhi aku. Lalu Nabi membaca firman Allah Ta'ala: Maka sudah yang terlalu lama waktu (hidup) yang mereka lewati, sehingga hati mereka kasar." (Al-Hadits)

Nabi Muhammad saw. mengingatkan kepada kita akan pentingnya, peranan para pemuda, beliau menyadarkan kepada kita akan kedudukan kunci mereka,untuk masa datang dan bahkan juga buat masa sekarang.

Para Pemuda memegang peranan penting dan menentukan sebagai pewaris perjuangan yang kini sedang berlangsung. Olehsebab itu mereka harus dibina, dididik, dikader dan dikelola secara baik, Sehingga mereka memiliki kemampuan dan kecakapan yang cukup untuk mengemban amanat demi berlangsunya kehidupan mendatang yang lebih baik. Angkatan muda mempunyai hak partisipasi untuk mengelola zaman yang sekarang, karena mereka memiliki ketangkasan dan daya kreasi, produktif, inovatif, energik dan gigih serta kuat dalam menyambut perubahan.

Saudara, para pemuda dan pemudi yang berbahagia. 
Masamuda memiliki rentang waktu yang cukup panjang dengan cirikhas dinamikanya yang begitu atraktif dan cenderung melakukan perubahan melalui ide-ide segarnya. Sebagai pemuda kita harus rajin belajar melatih dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Dalam hal ini perintah lebih banyak ditekankan padagenerasi tua agar benar-benar memperhatikan pendidikan anak-anaknya, Supaya mereka berilmu tinggi, berbudi pekerti yang luhur, memiliki kecakapan dan etos kerja yang baik, profesional sertamempunyi daya kreasi, juga mental perjuangan yang tangguh.

Oleh sebab itu, sebagai pemuda, di samping kita mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi menghindari segala bentuk budaya negatif yang begitu deras mengalir membanjiri kehidupan di era globalisasi ini, kita Juga harus berpartisipas mengambil peran dalam perjuangan membangun masyarakat yang berkualitas dan berperadaban tinggi.

Saudara, para pemuda dan pemuda yang berbahagia. 
Demikianlah, Pidato Yang dapat saya sampaikandalam peningatan hari Sumpah Pemuda dalam kesempatan yang baik, akhirnya saya ucapkan selamat berjuang, pantang mundur dalam memajukanbangsa dan negara semoga Tuhan Yang Maha Kuasa merestui dan meridhoi kita semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pidato Tutup Tahun (Akhir Tahun)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabaraktuh
Alhamdulillahi Rabbil 'alamin, wa bihi nasta’iinalaa umuriddunya waddiin, wash shalatu was salamu 'ala asyrofi1 anbiyai  wal mursalin, Wa 'ala aalihi wa ash-habhihi ajma’inamma ba'du:

Saudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia. 
Marilah terlebih dahulu kita panjatkan puji syukur sedalam-dalamnya kepada Allah swt. yang senantiasa memberikan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya, shingga pada saat ini kita berada di penghujung tahun ini, dan tentu kita berharap masih dapat diberi kesempatan untuk menghirup udara tahun depan dengan kondisi yang lebih baik lebih melakukan amal saleh dan dekat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Saudara,hari-hari terus berlalu dengan begitu cepat berganti bulán berganti tahun, begitu seterusnya, tanpa ada toleransi sedikitpun untuk kembali walau barang sejenakpun Kini, sebentar lagi kita akan menutup lembaran tahun ini untuk menuju lembaran tahun yang baru. Dalam konteks sebuah ibarat kegiatan bisnis yang kita lakukan saat ini telah tiba waktunya untuk tutup buku dan menghitung laba rugi selama satu tahun. Demikian dengan hidup yang kita jalani, di akhir tahun seperti sekarag ini, saatnya kita melakukan introspeksi dan evaluasi diri, menghitug laba, rugi atas amal perbuatan yang kita lakukan. Terhadap dosa dosa yang telah kita lakukan, marilah segera bertobat dan megganti dengan amal saleh yang bermanfaat, akan halnya yang bijak, terus kita tingkatkan. Karena kita tidak tahu kapan saatnya ajal menjemput kita. Allah menciptakan kehidupan ini, tidaklah main-main, apa saja yang kita lakukan, semuanya pasti akan diperhitungkan dan dimintai pertanggungjawabakannya di hadapan Allah swt. Perhatikan firman Allah swt :
 يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لا يَجْزِي وَالِدٌ عَنْ وَلَدِهِ وَلا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَنْ وَالِدِهِ شَيْئًا إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ
إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الأرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
"Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari Yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya, dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya Janji Allah adalah benar, maka Janganlah sekalikali kehidupan dunia memperdayakanmu, dan Jangan (pula) penipu (setan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah. Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat. Dan Dialah yang menurunkan hujan dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakan besok dan tiada seorangpun Yang mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS. Luqman: 33-34).

Saudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia. 
Eva1uasi dan introspeksidiri menjadi sangat penting untuk kita lakukan utamanya menjelang tutup tahun ini, untuk melangkah ke depan Yang lebih baik. Apakah usia kita yang sudah cukup panjang yang telah kita habiskan hingga saat ini, telah kita pergunakan secara benar dan semestinya. Dan apakah amal kebaikan yang telah kita lakukan sudah lebih banyak daripada amal jeleknya? atau justru sebaliknya? Untuk melangkah ke depan yang lebih baik, kita perlu melihat ke belakang, melakukan evaluasi dan introspeksi diri dari perjalanan hidup yang telah kita lalui. Lalu kita susun langkah-langkah strategis, kita hindari yang keliru dan yang salah, dan terhadap yang baik, lebih kita perbaiki dan kita tingkatkan, agar kita menjadi orang yang beruntung. Allah swt. berfirman 
yang artinya: 
  # يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
 # وَلا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ أُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan Janganlah kamu seperti orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri." (QS. Al-Hasyr: 18-19)

Ayat tersebut mengisyaratkan agar supaya kita melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap perjalanan hidup yang telah kita lalui, meneliti aktivitas dan amal-amal yang telah berlalu. Itulah sebabnya, maka Umar r.a. berkata: "Hisablah (lakukanlah evaluasi dan introspeksi) diri kamu, sebelum kamu dihisab."Suatu ketika Nabi saw. kedatangan seorang laki-laki dan berkata kepada beliau agar memberikan wasiat kepadanya: "Ya Rasulullah, berilah aku wasiat." Beliau bersabda: "Apakah kamu meminta wasiat?" Laki-laki itu berkata: "Benar, ya Rasulullah." Beliaulalu bersabda: "Kalau kamu ingin melakukan sesuatu, maka lihatlah akibatnya, kalau benar kerjakanlah, tetapi jikalau salah tinggalkanlah."

Saudara, hadirin dan hadirat yang berbahagia. 
Kalaulah sekiranya pada tahun ini kita telah terlanjur banyak melakukan kesalahan dan dosa, marilah kita segera memperbanyak istighfar, memohon ampun kepada Allah dan berusahá sekuat tenaga untuk tidak menjerumuskan diri pada kesalahan yang sama di hari-hari mendatang. Allah swt. berfirman:

 # وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
# الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
 وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ
  # وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ
 # أُولَئِكَ جَزَاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ

"Dan segeralah kamu kepada surga yang luasnya seluas langitdan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dan Tuhan merekadan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahalaorang-orang yang beramal." QS., Ali Imran: 133 - 136)

Sedangkan kebaikan yang pernah kita lakukan, marilah teruskita pelihara dan kita kembangkan serta memohon kepada-Nyaagar diberikan pertolongan dan kekuatan untukbisa terus melakukanaktivitas kesalehan secara istiqamah dan lebih baik. Kita manfaatkanwaktu sebaik-baiknya dengan melakukan amal saleh, agar kita tidaktergolong orang yang merugi. Allah swt. berfirman:

  # وَالْعَصْرِ
 # إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ
إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dannasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehatmenasehati supaya menetapi kesabaran." (QS. A1-Ashr: 1-3).

Demikianlah, pidato tutup tahun yang dapat saya sampaikan, akhirnya, saya ucapkan selamat menyongsong tahun baru, semoga kehidupan kita akan terus mengalami peningkatan ke arah yang lebih baik, hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari-hari mendatang akan lebih baik dari hari ini, sehingga kita termasuk orang-orang yang beruntung, baik di dunia maupun akhirat.

Bilahitaufiq wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabaraktuh.

Pidato Pada Hari Pendidikan Nasional (2 Mei)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saudara-saudara, hadirin sekalian yang berbahagia. 
Marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat dan anugerah-Nya kepada kita sekalian, sehingga kita dapat berkumpul dan bertemu muka dalam keadaan sehat walafiat, tak kurang suatu apapun, dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional yakni pada tanggal 02 Mei. Shalawat beserta walam tak lupa marilah kita curahkan pada Nabi kita Muhammad SAW.

Bebicara menengenao Hari Pendidikan Nasional tanggal 02 mei. Sebagai bangsa Indonesia, dalam kaitannya, dengan hari Pendidikan Nasional ini, tentu ingatan kita tertuju pada peletak dasar pendidikan yang pertama kali bagi bangsa Indonesia, yaitu Ki Hajar Dewantoro dengan Taman Siswa yang didirikannya pada masa itu yakni masa Kolonial belanda.

Saudara-saudara, hadirin sekalian yang berbahagia. 
Sebagaimana diketahui bahwa penyelenggaraan pendidikan oleh pemerintah kolonial Belanda hanya dibatasi pada kelompok tertentu, itupun sesuai dengan kepentingan pemerintah kolonial sendiri. Penyelenggaraan pendidikan diprioritaskan buat anak keturunan Eropa, sementara anak bumi putera, hanya sebagian kecil yang mendapatkan kesempatan belajar, itupun dibatasi pada sekolah kelas dua (angka loro) yang khusus didirikan bagi anak bumi putera kalangan bawah. Dan sekolah kelas satu, yang secara khusus didirikan untuk anak bumi putera kelas menengah dan atas.

Memperhatikan kondisi nasib anak bumiputera yang demikian itu, menggeliatkan semangat perjuangan Ki Hajar Dewantoro untuk mendirikan dan menyelenggrakan pendidikan. Sekolah yang diselenggarakan bangsa Indonesia sendiri, terkenal dengan sebutan perguruan kebangsaan. Perguruan kebangsaan terbkuti bagi semua bumiputeratanpa membedakan dari kalangan manapun.
 
Pada tahun 1920 Ki Hajar Dewantoro mendirikan perguruan kebangsaan yang bernama Taman Siswa. Di samping untuk belajar menimba ilmu pengetahuan, pendidikan dalam sekolah tersebut juga bertujuan untuk membentuk jiwa kebangsaan. Dengan tujuan itu, lulusan Taman Siswa bukan hanya pandai, tetapi juga mampu menjadi calon pemimpin harapan bangsa. Untuk tujuan itu, dalam kegiatan belajar mengajar ditanamkan sernangat cinta tanah airdan anti penjajah.

Kemudian pada 1924 didirikan pula perguruan kebangsaan yang bernama Perguruan Ksatrian oleh E.F.E. Douwes Dekker. Perguruan ini, bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan rasa percaya diri sebagai manusia mérdeka. Untuk mencapai tujuan itu, dalam kegiatan belajar-mengajar ditumbuhkan sikap kritis terhadap kolonialisme dan keberanian mengambil sikap tanpa kompromi terhadap segala hak yang berkaitan dengan penjajah Dan pada tahun 1926 lahir pula Perguruan Kaya Taman yang didirikan oleh Mohammad Syafei.

Saudara-saudara, hadirin sekalian yang berbahagia. 
Demikianlah sekilas tentang sejarah pendidikan di Indonesia pada masa penjajahan. Pendidikan merupakan perkara yang sangat penting yang harus mendapatkan perhatian yang sangat serius dari pemerintah, sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD '45. Pemerintah berkewajiban menyelenggarakan pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Marilah kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya dunia pendidikan. Tuntutlah ilmu setinggi-tingginya, karena Tuhan akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu pada tingkat yang tinggi. Akhirnya, terima kasih atas perhatian saudara dan mohon maaf atas segala kelebihan dan kekurangannya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabaraktuh.